Text
Psikologi Komunikasi dan Persuasi
Komunikasi adalah bagian paling penting dalam aktivitas kita sehari-hari. Hal yang berkaitan dalam proses komunikasi adalah persuasi. Persuasi adalah sesuatu yang tidak dipisahkan, ia menjadi salah satu bagian yang memungkinkan komunikasi dapat terbentuk dengan sempurna. Pada dasarnya, definisi atau pengertian komunikasi persuasi adalah kemampuan komunikasi yang dapat membujuk atau mengarahkan orang lain. Ada tiga jenis pola komunikasi, yaitu; komunikasi asertif, komunikasi pasif, dan komunikasi agresif. Komunikator adalah orang yang menyampaikan pesan komunikasi sehingga sampai dan dimengerti oleh penerimanya. Pesan komunikasi tidak boleh terasa diarahkan pada sasaran, tetapi justru berkesan bahwa pesan adalah untuk orang lain. Pesan adalah segala sesuatu yang memberikan pengertian kepada manusia, bisa berbentuk verbal maupun nonverbal. Persuader adalah orang dan/atau sekelompok orang yang menyampaikan pesan dengan tujuan untuk mempengaruhi sikap, pendapat, dan perilaku orang lain baik secara verbal maupun nonverbal. Saluran merupakan perantara di antara orang-orang yang berkomunikasi dimana bentuknya bergantung pada jenis komunikasi yang dilakukan. Umpan balik adalah balasan atas perilaku yang diperbuat yang bisa berbentuk internal maupun eksternal. Efek komunikasi persuasif adalah perubahan yang terjadi pada diri persuader sebagai akibat dari diterimanya pesan pesan melalui proses komunikasi. Ada tiga tahapan memori dalam tubuh kita, yaitu; encoding (menerima, memproses, dan mengkombinasikan), storage (pembuatan catatan baik secara permanen maupun sementara terhadap informasi yang telah diproses), dan retrieval (pemanggilan kembali informasi yang telah disimpan). Faktor-faktor yang menyebabkan hambatan dalam berkomunikasi adalah; gangguan, kepentingan, motivasi terpendam, dan prasangka.
No other version available