Text
PSIKOLOGI REMAJA; Perkembangan Peserta Didik
Sejak zaman Yunani kuno para filsuf berpendapat bahwa manusia itu terdiri atas jasmani dan rohani. Jiwa termasuk bagian rohani. Plato mengemukakan pembagian jiwa berdasarkan trikotomi, yaitu pikir (kepala), kemauan (dada), dan keinginan (perut). Sedangkan Aristoteles mengemukaan pembagianberdasarkan dikotomi, yaitu kognisi (gejala mengenal) dan konasi (gejala kehendak). Ada lima faktor yang mempengaruhi perkembangan emosi remaja, yaitu perubahan jasmani, perubahan pola interaksi dengan orang tua, perubahan intraksi dengan teman sebaya, perubahan pandangan luar, dan perubahan interaksi dengan sekolah. .Upaya yang dapat dilakukan untuk mengembangkan emosi remaja agar berkembang ke arah kecerdasan emosional antara lain dengan belajar mengembangkan kecerdasan emosional, keterampilan kognitif, dan keterampilan perilaku. Seorang pendidik harus dapat membuka kunci-kunci rahasia yang dirancang dalam suatu sistem pembelajaran yang menyeluruh dan integral. Kemampuan pendidik untuk melakukan improvisasi sangat diperlukan sehingga proses pembelajaran menjadi betah, dan menjadi ukuran keberhasilan seorang pendidik dalam membangan karakter peserta didik.
| Title | Edition | Language |
|---|---|---|
| HUBUNGAN DURASI DAN WAKTU PENGGUNAAN GAWAI DENGAN KUALITAS TIDUR PADA REMAJA DI SMA NEGERI 1 PALEMBANG | id |