Text
Psikologi Dakwah
Sebagai aktivis lapangan, para da’I adalah garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan umat binaannya sebagai individu dengan segala macam permasalahannya, baik yang berkaitan dengan diri maupun yang berkaitan dengan hubungannya dengan orang lain, serta hubungannya dengan Allah SWT. Dengan tantangan yang sedemikian besar ini, para da’I tidak hanya harus memiliki kemampuan me-manage penyampaian dan pelaksanaan aktivitas dakwahnya, namun juga harus memahami psikologi para binannya dan aspek psikologis aktiviatas dakwah tersebut untuk mendapatkan hasil yang optimal. Mengenai proses komunikasi (penyampaian dan penerimaan) pesan dakwah dapat dijelaskan melalui tahapan-tahapan, yaitu: penerima stimulus informasi, pengolahan informasi, penyimpanan informasi, dan menghasilkan kembali suatu informasi. Seorang da’I harus memahami bahwa risiko terbesar yang akan dihadapi adalah ketika ingin menanamkan nila-nilai ketauhidan yang menjadi fondasi ajaran Islam pada masyarakat jahiliyah (musyrik) dan pada masyarakat yang mempunyai tradisi yang menyalahi nilai0nilai ketauhidan secara turun-temurun yang tidak mudah untuk menerima akidah tauhid, serta penguasa atau otoritas keagamaan yang tirani dan otoriter.
No other version available