Skripsi
SINTESIS ISOPRENA DARI PERENGKAHAN KARET ALAM PADA SUHU RENDAH MENGGUNAKAN KATALIS K2O/KNO3 SERTA PELARUT DIETHYL PHATALATE
Sintesis isoprena selama ini yang terbentuk dari konversi polimer terjadi pada suhu di atas 400oC dengan persentase komposisi isoprena kurang dari 20% dan rentan membentuk senyawa lain seperti senyawa aromatik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah penggunaan K2O/KNO3 dalam mengkonversi karet alam menjadi isoprena akan meningkatkan konversi dan berlangsung pada temperatur rendah. KNO3 dapat menjaga terbentuknya produk samping lain dengan komposisi % yang bertujuan untuk mengisolasi pembentukan isoprena. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi jumlah katalis, suhu, dan pelarut pada reaksi perengkahan sangat berpengaruh terhadap hasil akhir sintesis isoprena. Pada suhu 90oC, katalis 3 g diperoleh konversi sebesar 86,86%. Pada suhu 130oC, dihasilkan konversi sebesar 1,5 g 81,58%. Katalis K2O/KNO3 dapat bersifat amfoter, basa, atau asam, dipengaruhi oleh suhu operasi. Katalis K2O/KNO3 pada kondisi basa memiliki stabilitas dan aktivitas katalitik yang tinggi serta dapat menghasilkan konversi yang lebih baik dengan suhu rendah pada perengkahan karet alam untuk menghasilkan isoprena.
No other version available