Skripsi
KANDUNGAN HARA NITROGEN DI LAHAN RAWA PASANG SURUT PADA TANAMAN PADI (Oryza Sativa) DI DESA MULIASARI KECAMATAN TANJUNG LAGO
Lahan rawa pasang surut merupakan salah satu lahan marginal yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai areal pertanian, terutama dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Namun, ketersediaan hara, khususnya nitrogen (N), menjadi salah satu faktor pembatas utama dalam optimalisasi lahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan hara N-total, C-organik, dan pH tanah pada lahan rawa pasang surut yang ditanami padi (Oryza sativa) di Desa Muliasari, Kecamatan Tanjung Lago. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2025 di Desa Muliasari, Kecamatan Tanjung Lago. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode observasi langsung kelapangan dengan tingkatan semi detail dengan skala 1:4.000. Pengambilan sampel dilakukan secara sistematis pada lima titik dengan dua kedalaman tanah (0–20 cm dan 20–40 cm), pengambilan sampel yang dilakukan dengan pola atau interval tertentu yang telah ditentukan sebelumnya, kemudian dianalisis di laboratorium menggunakan metode Kjeldahl untuk N-total, metode Walkley and Black untuk C-organik, dan pH meter untuk pH tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai pH tanah berkisar antara 3,71–4,42 (masam hingga sangat masam), kadar C-organik antara 1,09–2,34% (rendah hingga sedang), dan N-total antara 0,19–0,34% (rendah hingga sedang). Kandungan N-total dan C-organik lebih tinggi pada lapisan permukaan (0–20 cm) dibandingkan lapisan bawah. Secara umum, nilai N-total dan C-organik lebih tinggi pada lapisan atas tanah dibandingkan lapisan bawah. Hasil ini memberikan gambaran tentang kondisi kimia tanah di lahan rawa pasang surut yang dapat dijadikan dasar pengelolaan kesuburan tanah secara lebih optimal untuk mendukung peningkatan hasil produksi padi.