Skripsi
EVALUASI PERHITUNGAN EVAPOTRANSPIRASI DENGAN RUMUS EMPIRIS TERHADAP HASIL PENGUKURAN EVAPOTRANSPIRASI DI LAPANGAN (STUDI KASUS DI LABORATORIUM HIDRAULIKA KAMPUS INDRALAYA)
Terdapat berbagai permasalahan seperti sulitnya mendapatkan data evapotranspirasi langsung khususnya di Indralaya sehingga harus diukur dahulu yang dimana itu sangat memakan waktu dan tidak praktis, padahal metode evapotranspirasi telah dikembangkan agar mempermudah perhitungan tanpa harus mengukur di lapangan. Data evapotranspirasi dari suatu wilayah termasuk sangat dibutuhkan dan penting bagi perencanaan pengembangan sumberdaya air. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari dari 10 metode empiris yang mana yang mendekati hasil di lapangan. Metode perhitungan evapotranspirasi di lapangan diukur dengan panci kelas A. Metode pendugaan laju evapotranspirasi terdiri dari 10 metode diantaranya yaitu Blaney-Cridlle, Linacre, Kharrufa, Remanenko, Hargreaves, Makkink, Turc, Jensen-Haise, Penman, dan Penman-Monteith. Penelitian dilakukan di Stasiun Klimatologi Laboratorium Hidraulika Kampus Indralaya pada tanggal 01 oktober 2023 sampai 30 november 2023. Metode yang paling mendekati hasil di lapangan adalah metode blaney-cridlle dan kharrufa dimana pada uji MAE termasuk kategori baik dengan nilai 3,4845 dan 3,4883. Pada uji RMSE termasuk kategori nilai baik dengan nilai 5,7829 dan 5,7886. Berdasarkan kriteria nilai correlation coefficient termasuk kategori sedang dengan nilai 0,4827 dan 0,4812. Berdasarkan klasifikasi nilai koefisien determinasi termasuk kategori lemah dengan nilai 23,3% dan 23,2%.