Skripsi
EFEKTIVITAS EKSTRAK ETANOL BUAH MENGKUDU (Morinda citrifolia) DALAM MENURUNKAN KADAR TNF-α PADA TIKUS MODEL KANDIDIASIS VULVOVAGINAL
Kandidiasis vulvovaginal (KVV) merupakan infeksi pada mukosa vulva dan vaginal yang paling sering diakibatkan oleh jamur Candida albicans. Ekstrak etanol buah Morinda citrifolia memiliki kandungan metabolit sekunder seperti flavonoid, terpenoid dan tanin yang dapat menghambat pertumbuhan jamur dan meredakan peradangan. Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis efektivitas ekstrak etanol buah M. citrifolia dalam menurunkan kadar TNF- α pada tikus model kandidiasis vulvovaginal. Penelitian eksperimental dengan hewan coba (in vivo), rancangan acak lengkap dengan pre and post test with control design. Penelitian ini menggunakan hewan coba tikus Wistar betina model KVV yang terbagi menjadi 4 kelompok yaitu plasebo (kontrol negatif), flukonazole 10 mg/kgBB (kontrol positif), ekstrak etanol buah M. citrifolia (EEBM) 50 mg/kgBB, EEBM 100 mg/kgBB. Variabel yang diamati adalah fungi load (metode turbidity measurement), kadar TNF- α (metode uji ELISA) dan gambaran histopatologi jaringan mukosa vagina pada tikus model KVV. Analisis data dilakukan dengan menggunakan software SPSS 30.0. Hasil yang diperoleh EEBM menurunkan fungi load dan kadar TNF-α serta memperbaiki gambaran histopatologi jaringan mukosa vagina tikus model KVV sehingga efektif sebagai anti Candida dan anti inflamasi pada infeksi kandidiasis vulvovaginal. Kata kunci : Morinda citrifolia, kandidiasis vulvovaginal, antiCandida, antiinflamasi