Skripsi
ANALISIS POTENSI BAHAYA KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) DI KABUPATEN MUSI BANYUASIN, SUMATERA SELATAN
Kebakaran hutan dan lahan merupakan bencana yang sering terjadi ketika musim kemarau terutama di Kabupaten Musi Banyuasin. Ada beberapa faktor yang menyebabkan kebakaran hutan seperti faktor tutupan lahan, jenis tanah, dan curah hujan. Penelitian ini bertujuan untuk membuat peta zonasi rawan kebakaran hutan dan lahan dan dilakukan analisa untuk mengetahui daerah dengan tingkat kerawanan tinggi. Data yang didapat akan dioalah menggunakan software SIG yang akan menghasilkan peta rawan kebakaran hutan dan lahan. Metode yang digunakan berupa metode weighted overlay (tumpang susun). Hasil penelitian ini adalah wilayah Kabupaten Musi Banyuasin yang dibagi dengan 3 tingkat kerawanan kebakaran hutan, seperti tingkat rendah sebesar 4,52%, tingkat sedang seluas 78,13%, dan tingkat tinggi seluas 17,35% dari total luas wilayah yaitu 1454568,80 hektar dengan titik hotspot yang banyak dijumpai di tingkat kebakaran sedang dan tinggi. Sehingga hasil yang didapat dari peta rawan kebakaran hutan dan lahan wilayah dengan tingkat kerawanan tertinggi di Kabupaten Musi Banyuasin terdapat di Kecamatan Bayung Lencir.