Skripsi
DISTRIBUSI DAN KELIMPAHAN MEROPLANKTON DI PERAIRAN MUARA SUNGAI MUSI KABUPATEN BANYUASIN
Aktivitas perikanan tangkap kerap menjadi suatu kegiatan yang menimbulkan permasalahan salah satunya berupa overfishing. Kawasan muara Sungai Musi menjadi lokasi penelitian karena berpotensi menjadi wilayah penangkapan ikan yang berpotensi menjadi salah satu masalah yaitu overfishing dan sebagai tempat meroplankton khususnya fase larva dan juvenil. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis, komposisi, kelimpahan, struktur komunitas, pola distribusi, serta hubungan parameter fisika kimia terhadap struktur komunitas pada meroplankton. Penelitian dilaksanakan bulan Oktober 2023 di perairan Muara Sungai Musi. Penentuan titik sampling menggunakan metode purposive sampling yang kemudian diukur parameter fisika dan kimia perairan. Sampel diidentifikasi menggunakan mikroskop dan data dianalisis menggunakan software Microsoft Excel dan XLSTAT. Komposisi total meroplankton saat larva memiliki 19 genus dan juvenil memiliki 5 genus dan ada eggs serta gastropod veliger larvae. Nilai kelimpahan larva saat kondisi surut dan pasang adalah 4.353 – 99.273 ind/L dan 6.992 – 45.830 ind/L. Kelimpahan juvenil saat kondisi surut dan pasang adalah 1 – 10 ind/L dan 4 – 6 ind/L. Struktur komunitas yang didapat pada larva dan juvenil saat pasang dan surut memiliki indeks keanekaragaman sedang, indeks keseragaman pada pasang tinggi dan surut sedang, dan tidak ada yang mendominasi pada larva dan mendominasi pada juvenil. Pola distribusi persebaran larva dan juvenil cenderung acak. Penelitian ini ditujukan memberikan informasi sebaran larva dan juvenil di perairan Muara Sungai Musi