Skripsi
PENGARUH PEMBERIAN PROBIOTIK DAN ISOFLAVON TERHADAP BONE MARKER PADA WANITA PASCA MENOPAUSE DI POLIKLINIK GERIATRI RSUP DR. MOHAMMAD HOESIN PALEMBANG
Latar Belakang : Penurunan kadar estrogen pascamenopause meningkatkan laju remodeling tulang, ditandai dengan naiknya resorpsi (CTX) dan ketidakseimbangan formasi tulang (Osteocalcin). Pendekatan pendamping terapi kalsium, seperti probiotik dan isoflavon, berpotensi memperbaiki keseimbangan bone marker melalui mekanisme gut-bone axis dan efek fitoestrogen. Tujuan : Menilai dan membandingkan pengaruh pemberian probiotik, isoflavon, serta kombinasinya terhadap perubahan bone marker (Osteocalcin dan CTX) pada wanita pascamenopause di Poliklinik Geriatri RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang. Metode : Penelitian ini merupakan uji klinis acak terkontrol double-blind dengan non-consecutive sampling. Enam puluh wanita pascamenopause dibagi secara acak ke tiga kelompok (masing-masing 20 orang): (1) Isoflavon + Probiotik, (2) Isoflavon saja, dan (3) Probiotik saja. Kadar Osteocalcin dan CTX diukur sebelum dan sesudah intervensi. Analisis menggunakan uji Kruskall-Wallis untuk perbandingan antar kelompok dan Wilcoxon untuk perbandingan sebelum dan sesudah intervensi (p0,05). Setelah intervensi, seluruh kelompok menunjukkan perbaikan signifikan pada bone marker (peningkatan Osteocalcin dan penurunan CTX, p