Skripsi
EFEKTIFITAS PROSEDUR NEOVAGINA TERHADAP FUNGSI SEKSUAL DAN PANJANG VAGINA
Latar Belakang : Prosedur neovagina merupakan salah satu tindakan rekonstruktif yang bertujuan untuk membentuk saluran vagina fungsional pada pasien dengan kondisi kongenital atau didapat. Evaluasi keberhasilan prosedur ini tidak hanya ditentukan oleh panjang vagina yang terbentuk, tetapi juga oleh fungsi seksual pasien pascaoperasi. Tujuan : Menilai efektivitas prosedur neovagina terhadap fungsi seksual dan panjang vagina pada pasien sindrom MRKH di RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang. Metode : Penelitian eksperimental ini menggunakan desain uji klinis acak tanpa pembanding dan dilaksanakan di Poliklinik Uroginekologi dan Rekonstruksi RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang dari tahun 2024 hingga Desember 2025. Sampel penelitian terdiri atas seluruh pasien yang menjalani prosedur neovagina dan memenuhi kriteria inklusi melalui metode total sampling. Data dikumpulkan melalui pengukuran panjang neovagina (Total Vaginal Length/TVL) dan pengisian kuesioner Female Sexual Function Index (FSFI). Analisis statistik dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson atau Spearman dengan tingkat signifikansi p26,55 dan rerata skor 62,79±9,73, dengan komponen lubrikasi memiliki skor tertinggi (14±2,83). Tidak ditemukan korelasi signifikan antara panjang neovagina dan skor total FSFI maupun faktor usia, IMT, serta lama pernikahan (p>0,05). Kesimpulan : Prosedur neovagina terbukti efektif menghasilkan panjang vagina yang adekuat serta mempertahankan fungsi seksual yang baik pada pasien. Faktor usia, IMT, dan lama pernikahan tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil fungsi seksual. Kata Kunci : Neovagina, fungsi seksual, FSFI, panjang vagina, rekonstruksi urogenital.
| Title | Edition | Language |
|---|---|---|
| PENGARUH NEOVAGINA TERHADAP FUNGSI SEKSUAL PADA PASIEN MRKH DI RSUP DR. MOHAMMAD HOESIN PALEMBANG PERIODE JANUARI 2018 – JULI 2021 | id |