Skripsi
REPRESENTASI BULLYING TERHADAP PENDERITA AUTISM SPECTRUM DISORDER PADA SERIAL DRAMA EXTRAORDINARY ATTORNEY WOO
Serial drama Extraordinary Attorney Woo menghadirkan representasi nyata mengenai perundunganyang dialami penyandang ASD. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana representasi bullying terhadap penyandang ASD ditampilkan dalam drama Extraordinary Attorney Woo serta makna sosial yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis semiotika Roland Barthes. Data penelitian berupa 15 scene serial drama tersebut, dengan unit analisis pada adegan-adegan yang menampilkan praktik bullying, baik verbal, fisik, maupun psikologis. Analisis dilakukan melalui tiga tahapan makna: denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bullying yang dialami tokoh utama, Woo Young Woo, tidak hanya berbentuk fisik, tetapi juga verbal, dan psikologis. Pada level denotasi, bullying digambarkan sebagai realitas objektif yang terjadi di sekolah dan dunia kerja. Pada level konotasi, bullying menjadi simbol penolakan sosial terhadap perbedaan. Sementara pada level mitos, masih terdapat anggapan bahwa autisme adalah kelemahan atau aib yang perlu disembunyikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwaserial Extraordinary Attorney Woo menampilkan bagaimana realitas perundungan.