Skripsi
POLITIK EKOLOGI HILIRISASI NIKEL: ANALISIS KUASA DAN LINGKUNGAN DALAM INVESTASI SMELTER NIKEL TIONGKOK DI INDONESIA
Penelitian ini menganalisis kekuasaan dan dampak ekologis dari kebijakan hilirisasi nikel di Indonesia, dengan fokus pada investasi smelter oleh Tiongkok. Kebijakan hilirisasi nikel yang diterapkan pemerintah bertujuan meningkatkan nilai tambah sumber daya mineral domestik serta memperkuat posisi Indonesia dalam industri global kendaraan listrik. Namun, penerapannya menimbulkan ketimpangan kekuasaan antara negara, korporasi asing, dan masyarakat lokal. Dengan menggunakan teori Political Ecology dan metode kualitatif berbasis Discourse Network Analysis, penelitian ini memetakan wacana, aktor, serta relasi kuasa yang terbentuk dalam implementasi kebijakan hilirisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun hilirisasi berhasil meningkatkan investasi dan pertumbuhan ekonomi nasional, dampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat lokal sangat signifikan. Aktivitas smelter menyebabkan pencemaran udara, air, dan tanah, serta menimbulkan marginalisasi terhadap masyarakat sekitar akibat penggusuran lahan dan ketimpangan sosial. Dominasi Tiongkok dalam investasi juga menimbulkan ketergantungan ekonomi dan teknologi yang menghambat kemandirian nasional. Oleh karena itu, kebijakan hilirisasi perlu diarahkan pada tata kelola yang lebih berkeadilan ekologis dan sosial melalui penguatan regulasi lingkungan, transparansi investasi, serta partisipasi masyarakat lokal dalam pengambilan keputusan pembangunan. Kata Kunci: Investasi, Ekologis, Hilirisasi, Political Ecology, Discourse Network Analysis, Kebijakan.
No other version available