Skripsi
PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA TERHADAP PERDAGANGAN ILEGAL SATWA LIAR YANG DILINDUNGI MELALUI MEDIA SOSIAL FACEBOOK
Penelitian ini mengungkap fenomena perdagangan satwa liar yang dilindungi melalui media sosial Facebook, yang telah menjadi masalah serius di Indonesia. Perdagangan ini tidak hanya mengancam kelestarian biodiversitas, tetapi juga menimbulkan tantangan hukum dalam penegakan pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku. Tujuan skripsi ini adalah untuk menganalisis pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku perdagangan ilegal satwa liar dan dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana, dengan studi kasus putusan Pengadilan Negeri Sambas Nomor: 68/Pid.B/LH/2021/PN Sbs. Penelitian ini menggunakan pendekatan perundang- undangan (statute approach) dan kasus (case approach) untuk menganalisis peraturan dan putusan pengadilan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan hukum yang adil dan konsisten sangat diperlukan untuk memberikan efek jera kepada pelaku dan melindungi satwa liar. Penelitian ini mengidentifikasi bahwa pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku perdagangan ilegal satwa liar melalui media sosial Facebook harus ditegakkan dengan tegas, mengacu pada Undang-Undang No 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati Dan Ekosistemnya. Dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap pelaku didasarkan pada bukti-bukti yang sah dan meyakinkan, serta pertimbangan terhadap dampak perdagangan ilegal terhadap kelestarian satwa liar dan ekosistemnya.
No other version available