Skripsi
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DENGAN PENGETAHUAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PASIEN DIABETES MELITUS (Studi Cross-Sectional pada Pasien Diabetes Melitus di Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Mohammad Hoesin Palembang)
Latar Belakang: Diabetes melitus (DM) adalah penyakit metabolik menahun, ditandai dengan hiperglikemia akibat dari defisiensi sekresi insulin atau resistensi terhadap kerja insulin ataupun keduanya. Penderita diabetes mempunyai risiko yang lebih tinggi terkena penyakit periodontal, disfungsi kelenjar ludah, karies gigi, kelainan pada mukosa, dan sensasi mulut terasa terbakar, sehingga dapat menurunkan kualitas hidup pasien. Pasien diabetes melitus mempunyai tingkat pengetahuan yang rendah mengenai dampak diabetes melitus terhadap kesehatan gigi dan mulut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan pasien dengan pengetahuan mengenai kesehatan gigi dan mulut pada pasien diabetes melitus. Metode: Pengisian kuesioner diadaptasi dari penelitian sebelumnya yang terdiri dari 22 pertanyaan tertutup dengan melibatkan 84 responden. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan antara tingkat pendidikan dengan tingkat pengetahuan mengenai kesehatan gigi dan mulut pada pasien diabetes melitus (p-value=0,222). Kesimpulan: Semakin tinggi tingkat pendidikan pada pasien diabetes melitus, tidak membuat pasien mempunyai pengetahuan yang baik mengenai kesehatan gigi dan mulut.