Skripsi
EFEK PEMBERIAN OBAT ANTI HIPERTENSI GOLONGAN CALCIUM CHANNEL BLOCKER DAN α-2 ADRENERGIC RECEPTOR AGONISTS PADA KEHAMILAN DENGAN HIPERTENSI DI RSUP DR. MOHAMMAD HOESIN PALEMBANG
Komplikasi umum yang dapat terjadi selama kehamilan adalah hipertensi, termasuk preeklampsi, hipertensi gestasional, dan hipertensi kronis, yang mempengaruhi hingga 10% kehamilan. Hipertensi yang tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan serius bagi ibu dan janin, seperti penyakit arteri koroner, penyakit ginjal kronis, dan hambatan pertumbuhan janin. Komplikasi akibat hipertensi dalam kehamilan dapat dihindari dengan pemberian obat anti hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil luaran ibu dan bayi dengan pemberian obat anti hipertensi pada kehamilan dengan hipertensi di RSUP. Dr. Mohammad Hoesin Palembang tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah deskriptif observasional dengan desain studi cross-sectional dan menggunakan data sekunder berupa rekam medis berbagai variabel karakteristik pasien hipertensi dalam kehamilan yang diberikan obat golongan CCB dan α-2 adrenergic receptor agonists di RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang Periode 2022 yang memenuhi kriteria inklusi dan tidak memiliki kriteria eksklusi. Setelah dilakukan pengambilan data terdapat 16 pasien sebagai sampel yang telah memenuhi kriteria inklusi dan tidak memiliki kriteria eksklusi. Mayoritas pasien hipertensi dalam kehamilan yang diberikan obat antihipertensi dari 2 golongan yang diteliti memiliki usia kehamilan di rentang 27-37 Minggu sebanyak 8 pasien, mayoritas pasien hanya menderita hipertensi ringan selama kehamilan, serta keseluruhan pasien mengalami kondisi preeklamsi pada saat diberikan pengobatan. Pemberian obat memberikan hasil yang variatif pada perubahan tekanan darah dengan tekanan darah yang berubah atau terkontrol pada/ke tekanan darah ringan. Lama pemberian obat diberikan selama 1-3 hari dengan hanya 1 pasien yang diberikan dengan durasi lebih dari 3 hari. Sebanyak 10 pasien hipertensi dalam viii kehamilan yang diberikan obat mengalami persalinan premature dengan sisanya cukup bulan dengan bayi yang dilahirkan sebanyak 7 bayi memiliki berat badan lahir yang normal dan 7 bayi lahir dengan BBLR dan sisanya dengan kondisi berat badan yang sangat rendah. Skor APGAR dari bayi yang lahir bervariasi mulai dari meyakinkan sebanyak 10 bayi, 1 bayi tidak normal, 1 bayi memiliki skor APGAR yang rendah dan 1 bayi lahir dalam kondisi mati. Kata Kunci: Hipertensi dalam kehamilan, Preeklamsi, Eklamsi, Obat antihipertensi.
No other version available