The Sriwijaya University Library

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Login
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of ANALISIS FAKTOR CUACA TERHADAP KINERJA SISTEM SHOVEL TRUCK DI LOKASI PIT E PT BUKIT ASAM, Tbk ATAS PERTIMBANGAN FAKTOR KESELAMATAN PENGANGKUTAN OVERBURDEN
Bookmark Share

Skripsi

ANALISIS FAKTOR CUACA TERHADAP KINERJA SISTEM SHOVEL TRUCK DI LOKASI PIT E PT BUKIT ASAM, Tbk ATAS PERTIMBANGAN FAKTOR KESELAMATAN PENGANGKUTAN OVERBURDEN

Harlin, Rika - Personal Name;

PT. Bukit Asam merupakan perusahaan pertambangan batubara yang beroperasi di Indonesia, terletak di Kecamatan Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Luas area Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang dimilikinya mencapai 93.000 hektar. Salah satu izin usaha penambangan yang dimiliki oleh PT. Bukit Asam adalah PIT E Bangko Tengah. Proses pengupasan lapisan tanah penutup, atau overburden, adalah bagian integral dari kegiatan penambangan dan dapat signifikan memengaruhi efisiensi dan efektivitas operasi. Rangkaian kerja menggunakan alat gali muat (excavator) dan alat angkut (truck) untuk memindahkan material dari front (titik pemuatan) ke tempat pembuangan (tempat disposal). Target pengupasan overburden pada tahun 2023 PT. Bukit Asam, Tbk telah ditetapkan sebesar 43.000.000 bcm, namun realisasi produksi pada triwulan 1 mencapai 8.847.817 bcm, atau sekitar 21% dari total target tersebut. Dengan demikian, pencapaian produksi pengupasan overburden di PIT E belum memenuhi target yang telah ditetapkan. Tidak tercapainya target pengupasan overburden dapat disebabkan beberapa faktor, seperti adanya pengaruh cuaca yang menyebabkan produktivitas shovel-dumptruck yaitu waktu kerja efektif dan cycle time. Pengangkutan material dalam penambangan batubara tambang terbuka dengan menggunakan sistem shovel-dump truck di PT. Bukit Asam merupakan aspek krusial dalam mencapai target produksi. Perencanaan kebutuhan alat angkut melibatkan analisis data cycle time yang diperoleh dari pengamatan lapangan serta perhitungan teoritis berdasarkan rimpull dump truck. Namun, produktivitas aktual sistem shovel-dump truck sering kali tidak konsisten dengan perkiraan teoritisnya, yang disebabkan oleh kompleksitas multivariabel yang memengaruhi waktu kerja efektif dan cycle time. Untuk memperkirakan cycle time secara teoritis, metode AHP (Analytical Hierarchy Process) digunakan melalui kuisioner dominasi antar variabel guna mengidentifikasi faktor-faktor dominan yang mempengaruhi waktu kerja efektif dan cycle time. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak faktor cuaca terhadap kinerja sistem shovel truck di lokasi Pit E Banko Tengah PT. Bukit Asam, Tbk, dengan memprioritaskan keselamatan operasional penambangan batubara sebagai faktor utama. Lokasi penelitian dipilih karena Pit E Banko Tengah memiliki tingkat produksi batubara yang mencapai 7 juta ton per tahun, didukung oleh metode penggalian satu lapisan dan penggunaan peralatan big digger yang efisien. Dalam upaya meningkatkan produktivitas pengupasan overburden, analisis menyeluruh perlu dilakukan, dengan mempertimbangkan faktor keselamatan untuk mengurangi kerugian akibat lost opportunity (LO) di area penambangan. Penelitian ini fokus pada identifikasi faktor koreksi yang mempengaruhi waktu kerja efektif dan cycle time menggunakan metode AHP (Analytical Hierarchy Process). Variabel yang dianalisis meliputi waktu yang tidak produktif akibat cuaca, seperti persiapan kerja, pemanasan mesin, perjalanan dari dan ke area parkir, menunggu pembersihan area kerja, pengisian bahan bakar, istirahat makan, pergantian shift, perbaikan, dan perawatan alat. Analisis ini diharapkan dapat memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana kondisi cuaca, baik hujan maupun kemarau, mempengaruhi efisiensi operasional sistem shovel truck, serta memberikan dasar untuk pengembangan strategi mitigasi risiko dan peningkatan produktivitas secara keseluruhan. Hasil analisis menunjukkan bahwa produktivitas aktual sistem shovel dump truck cenderung lebih rendah, yaitu 0,30 pada curah hujan tinggi dan 0,11 pada curah hujan rendah, dibandingkan dengan perkiraan teoritisnya. Pengamatan menunjukkan bahwa waktu kerja efektif aktual sebesar 67,79%, sedangkan hasil pemodelan menunjukkan waktu kerja efektif sebesar 51,52%. Sementara itu, waktu kerja efektif realisasi rata-rata tahunan adalah 47,08%. Cycle time aktual bulan Februari (musim hujan) mencapai 22,03 menit, cycle time aktual bulan Juni (musim kemarau) sebesar 13,57 menit, sedangkan cycle time teoritis adalah 17,72 menit (musim hujan) dan 10,03 menit (musim kemarau), kemudian cycle time pemodelan adalah 21,79 menit. Dalam pendekatan teoritis, kecepatan maksimum aktual alat dipertimbangkan sebesar 17,65 km/jam. Pengaruh multivariabel dominan pada waktu kerja efektif meliputi faktor disiplin kerja (47,30%), cuaca (25,60%), maintanance dan repair (16,40%), isi bahan bakar (5,30%), dan luas area di front dan disposal (5,30%). Sedangkan pada cycle time, faktor-faktor dominannya adalah topografi (43,50%), slippery (30,40%), kepadatan jalan (14,70%), jarak pandang (6,00%), dan penyiraman jalan (5,30%). Meskipun demikian, nilai Mechanical Availability (MA), Physical Availability (PA), dan Used Availability (UA) selama enam bulan terakhir mengalami variasi, dengan nilai Effective Utilization (EU) cenderung rendah, umumnya di bawah 50%. Dalam manajemen risiko K3 operasi pengangkutan, penting untuk mengidentifikasi potensi bahaya selama kegiatan penggalian, pengangkutan, penimbunan, dan pemadatan. Analisis tersebut mengungkapkan dampak signifikan dari faktor cuaca terhadap produktivitas sistem shovel truck. Dalam kondisi curah hujan tinggi, produktivitas aktual cenderung lebih rendah dibandngkan dengan perkiraan teoritis, dengan nilai penurunan efisiensi kerja sebesar 0.30. implikasinya, cuaca yang buruk membatasi waktu kerja efektif yang dapat dilihat melalui perbandingan antara waktu kerja efektif rencana dan hasil pemodelan dengan waktu kerja efektif realisasi yang lebih rendah. Demikian pula cycle time aktual juga mengalami peningkatan, menandakan penurunan efisiensi operasional. Faktor cuaca menunjukkan peran dominan dalam mempengaruhi waktu kerja efektif, dengan kontribusi signifikan sebesar 25,60% dalam pengaruh multivariabel dominan. Dampak lain dari faktor cuaca terlihat pada cycle time, dimana kondisi topografi, tingkat sippery, dan kondisi jalan secara langsung mempengaruhi performa operasional. Walaupun demikian, nilai Mechanical Availability (MA), Physical Availability (PA), dan Used Availability (UA) mengalami variasi selama enam bulan terakhir, dengan nilai Effective Utilization (EU) cenderung rendah, menunjukkan perlunya penigkatan pengindentifikasi potensi bahaya selama kegiatan penggalian, pengangkutan, penimbunan, dan pemadatan dalam konteks meningkatkan efisiensi dan keamanan operasional. Pengaruh cuaca, seperti jalan berdebu selama musim kemarau, dapat mengurangi kecepatan dump truck dan meningkatkan risiko kecelakaan. Penyiraman jalan dapat menjadi solusi untuk mengurangi debu dan risiko tergelincirnya dump truck. Kata kunci : overburden, metode AHP, waktu kerja efektif, cycle time, sistem shovel dump-truck.


Availability
#
Central Library (Reference) T1516602024
T151660
Available but not for loan - Not for Loan
Detail Information
Series Title
-
Call Number
T1516602024
Publisher
Indralaya : Prodi Magister Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya., 2024
Collation
xiv, 100 hlm.; ilus.; 29 cm
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
662.607
Content Type
Text
Media Type
unmediated
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
Prodi Teknik Pertambangan
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
KA
Other version/related
TitleEditionLanguage
ANALISIS KESELAMATAN KERJA PERTAMBANGAN BATU ANDESIT DI PT. ATIKA TUNGGAL MANDIRI.id
File Attachment
  • ANALISIS FAKTOR CUACA TERHADAP KINERJA SISTEM SHOVEL TRUCK DI LOKASI PIT E PT BUKIT ASAM, Tbk ATAS PERTIMBANGAN FAKTOR KESELAMATAN PENGANGKUTAN OVERBURDEN
Comments

You must be logged in to post a comment

The Sriwijaya University Library
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?