Skripsi
KAJIAN PENGARUH GEOMETRI JALAN TERHADAP PRODUKSI ALAT ANGKUT BATUBARA DARI FRONT LOADING MTBS - STOCKPILE BWE DI PT BUKIT ASAM TBK TANJUNG ENIM
PT Bukit Asam Tbk merupakan salah satu badan usaha milik negara yang bergerak di bidang pertambangan batubara dimana dalam proses penambangannya menggunakan metode tambang terbuka (surface mining). Metode tambang terbuka memerlukan geometri jalan angkut yang ideal atau sesuai standar karena memiliki peranan yang sangat penting dalam pencapaian target produksi penambangan, membuat kegiatan hauling menjadi lebih lancar, dan mengurangi risiko terjadinya kecelakaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian kondisi aktual geometri jalan angkut batubara berdasarkan AASHTO dan Kepmen ESDM 1827 tahun 2018 serta menganalisis pengaruh perbaikan jalan angkut terhadap capaian produksi alat angkut dengan menggunakan metode kuantitatif. Hasil penelitian pada jalan angkut pit MTBS didapatkan 3 segmen jalan kondisi lurus dan 3 segmen jalan kondisi tikungan yang tidak ideal, 3 segmen jalan dengan grade yang tidak ideal, 2 segmen jalan dengan cross slope yang tidak ideal. 3 segmen jalan dengan Superelevasi tidak ideal sedangkan jari-jari semua segmen tikungan sudah ideal. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perlu dilakukan perbaikan geometri jalan agar sesuai dengan geometri jalan yang ideal yaitu Lebar jalan lurus adalah 8,72 m. Lebar jalan tikungan adalah 14,80 m. Nilai grade atau kemiringan jalan maksimum adalah 8 %. Nilai cross slope ideal adalah 0,02 m/m – 0,04 m/m. Nilai Superelevasi untuk kecepatan 40 km/jam adalah 0,04 m/m – 0,1 m/m dengan lebar Jari-jari minimum adalah 47,36 m. Produktivitas alat angkut aktual (sebelum perbaikan) adalah 22,09 ton/jam atau 71.896,35 ton/bulan dengan cycle time alat angkut aktual adalah 1860,64 detik dan produktivitas alat angkut teoritis (setelah perbaikan) adalah 26,78 ton/jam dan 87.159,90 ton/bulan dengan cycle time alat angkut adalah 1534,81 detik. Produktivitas alat angkut setelah perbaikan geometri jalan mengalami peningkatan sebesar 4,69 ton/jam dan 15.263,55 ton/bulan.