Skripsi
EVALUASI DIMENSI SUMP DAN KAPASITAS POMPA PADA SISTEM PENYALIRAN TAMBANG TERBUKA DI PIT FASE 2 PT TATA BARA UTAMA, KABUPATEN MUSI BANYUASIN, SUMATERA SELATAN
PT. Tata Bara Utama merupakan perusahaan yang bergerak di bidang kontraktor pertambangan batubara di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan. Perusahaan ini menggunakan metode tambang terbuka di mana seluruh kegiatan operasi dilakukan dengan membuat lubang bukaan tambang yang berhubungan langsung dengan udara dan sinar matahari. Pada pit fase 2 kolam penampungan (sump) belum mampu menampung air yang masuk ke dalam tambang sehingga menyebabkan terganggunya aktivitas penambangan karena adanya genangan air di atas lapisan batubara. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui debit air yang masuk ke dalam area penambangan sehingga dapat diketahui dimensi sump yang ideal untuk menampung debit air yang masuk serta kapasitas pompa yang diperlukan untuk mengeluarkan air dari sump. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan pengolahan data menggunakan metode kuantitatif. Berdasarkan analisis data curah hujan di pit fase 2 pada tahun 2015-2024 dengan metode gumbel, didapatkan curah hujan rencana sebesar 22,12 mm/hari, intensitas curah hujan sebesar 2,88 mm/jam dengan periode ulang 5 tahun. Luas daerah tangkapan hujan di pit fase 2 sebesar 0,3352 km² dengan debit total air yang masuk ke dalam pit sebesar 4.020,43 m³/hari yang berasal dari air limpasan dan air tanah. Berdasarkan KEPMEN No. 1827 K/30/MEM/2018, diperlukan sump dengan volume minimal sebesar 17.353,33 m³. Dimensi sump dirancang menyesuaikan kondisi topografi dengan kedalaman 4 m, sudut slope 45º dan volume sebesar 18.274,53 m³. Pompa yang digunakan adalah pompa Multiflo CF-85MV sebanyak 1 unit menghasilkan debit pemompaan sebesar 343,8 m³/jam dengan total head 39,95 m pada 1300 rpm.
No other version available