Skripsi
PENGARUH HIDROKSIAPATIT SISIK IKAN GABUS SEBAGAI ALTERNATIF MATERIAL BONE GRAFT TERHADAP JUMLAH OSTEOSIT TIKUS WISTAR
Socket preservation adalah suatu prosedur untuk mengurangi proses kehilangan tulang dengan memasukkan bahan bone graft ke dalam soket tulang alveolar pascaekstraksi gigi. Ikan gabus (Channa striata) merupakan ikan air tawar yang sisiknya dapat dimanfaatkan karena memiliki kandungan kalsium dan fosfor sebagai prekursor hidroksiapatit. Hidroksiapatit (HAp) sebagai salah satu material bone graft memiliki sifat osteoinduktif dan osteokonduktif yang dapat meningkatkan jumlah osteosit pada proses regenerasi tulang. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh HAp dari sisik ikan gabus sebagai alternatif material bone graft terhadap jumlah osteosit pascaekstraksi gigi tikus wistar. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian laboratorium in vivo, single blind, dengan desain post test only control group. Penelitian ini menggunakan 32 ekor tikus jantan wistar yang dibagi menjadi 4 kelompok dan dilakukan ekstraksi gigi insisivus kiri rahang bawah dengan kelompok perlakuan yang diberikan HAp dari ekstrak sisik ikan gabus dan kelompok kontrol yang diberikan akuades. Pada soket diaplikasikan bone graft sebanyak satu kali. Eutanasia dilakukan pada hari ke-21, dan hari ke-28, kemudian jaringan soket diambil dan dibuat preparat histologi. Jumlah osteosit dihitung menggunakan software Olympus dan dianalisis secara statistik. Hasil: Uji independent t-test menunjukkan jumlah sel osteosit yang lebih tinggi pada kelompok perlakuan dibandingkan dengan kelompok kontrol pada hari ke-21 dan hari ke-28 (p