Skripsi
UJI AKTIVITAS ANTIDIABETES FRAKSI ETIL ASETAT KULIT BUAH PISANG KEPOK (MUSA BALBISIANA COLLA.) TERHADAP TIKUS JANTAN (GALURWISTAR) YANG DIINDUKSI ALOKSAN
ABSTRAK Kulit pisang kepok, yang mengandung sejumlah senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, telah diketahui memiliki potensi sebagai agen antidiabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi seberapa efektif fraksi etil asetat dari kulit pisang kepok dalam menurunkan kadar glukosa darah. Penelitian melibatkan pembagian tikus percobaan ke dalam enam kelompok: kelompok normal (mendapat suspensi Na-CMC 0,5%), kelompok kontrol positif (diberi Metformin 9mg/200g), kelompok kontrol negatif (mendapat suspensi Na-CMC 0,5%), serta tiga kelompok perlakuan dengan pemberian fraksi etil asetat kulit pisang kepok pada dosis yang berbeda (100, 200, dan 400mg/kgBB). Tikus kemudian diinduksi dengan aloksan pada dosis 125 mg/kgBB hingga mencapai kadar glukosa darah puasa ≥ 126 mg/dL (kecuali kelompok normal), dan kemudian diberi fraksi etil asetat kulit buah pisang kepok selama 14 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan persentase kadar glukosa darah pada dosis 100, 200, dan 400 mg/KgBB fraksi etil asetat kulit pisang kepok secara signifikan berbeda dengan kelompok kontrol negatif (p0,05), sementara dosis 100 dan 200 mg/kgBB menunjukkan perbedaan yang signifikan (p
No other version available