Skripsi
PERSEPSI IBU MENGENAI PEMILIHAN KONTRASEPSI INTRA UTERINE DEVICE (IUD) PADA MASA PASCA PERSALINAN DI KECAMATAN PEMULUTAN BARAT
Ibu pasca persalinan menjadi salah satu target program KB untuk menghindari kehamilan berisiko. Cakupan pelayanan KB Pasca Persalinan belum optimal dan masih didominasi oleh penggunaan kontrasepsi non-jangka panjang. Salah satu jenis kontrasepsi yang kurang diminati yaitu IUD. Rendahnya kepesertaan IUD dipengaruhi oleh persepsi ibu terhadap metode kontrasepsi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran Persepsi Ibu mengenai Pemilihan Kontrasepsi Intra Uterine Device (IUD) pada Masa Pasca Persalinan di Kecamatan Pemulutan Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan melibatkan 13 informan. Informan kunci terdiri dari 6 orang ibu pengguna IUD pada masa pasca persalinan, 6 orang suami ibu dan 1 orang bidan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi ibu terhadap manfaat penggunaan IUD pasca persalinan meliputi efektifitas jangka panjang, minimnya efek samping, kualitas pola asuh, kesehatan dan menghilangkan kekhawatiran terhadap kehamilan tidak diinginkan. Persepsi terhadap hambatan penggunaan IUD pasca persalinan meliputi mitos atau rumor negatif tentang IUD, keluhan setelah pemasangan, dan penyedia layanan IUD terbatas. Persepsi terhadap kerentanan meliputi risiko Kehamilan Tidak Diinginkan, faktor 4 Terlalu, takut lupa atau terlewat, dan kondisi kesehatan ibu. Hal yang menjadi isyarat penggunaan IUD pasca persalinan meliputi adanya kerentanan dan kebutuhan, saran tenaga kesehatan, pengalaman orang sekitar (role model), dukungan suami dan sumber informasi. Diharapkan pengguna IUD pasca persalinan segera kontrol ke fasilitas pelayanan kesehatan saat merasakan keluhan. Peningkatan penggunaan media informasi dapat dilakukan untuk menjangkau berbagai kelompok sasaran program KB Pasca Persalinan.
No other version available