Skripsi
ANALISIS SPASIAL KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI KABUPATEN MUSI BANYUASIN SUMATERA SELATAN TAHUN 2023
Di provinsi Sumatera Selatan, diare merupakan salah satu penyakit yang paling sering terjadi. Karakteristik balita dan lingkungan sekitar sering menjadi faktor risiko terjadinya diare pada balita. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui distribusi frekuensi geografis kejadian diare pada balita di Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan pada tahun 2023 berdasarkan wilayah kecamatan. Penelitian ini menggunakan desain studi ekologi, bersifat deskriptif, menggunakan data sekunder, dan dianalisis secara spasial. Hasil penelitian menunjukkan kejadian diare pada balita di Kabupaten Musi Banyuasin tahun 2023, Kecamatan Sanga memiliki prevalensi diare pada balita yang cukup tinggi. Berdasarkan karakteristik individu, distribusi penyakit diare pada balita tertinggi pada jenis kelamin laki-laki dan tertinggi pada usia 1-≤5 tahun. Semua kecamatan telah mencapai target angka stunting yang ditetapkan pemerintah. Dari sisi kondisi lingkungan untuk akses air minum yang belum memenuhi syarat yaitu kecamatan Sungai Lilin 70,29% dan Lalan 64,37%, akses terhadap jamban yang rendah, kepadatan penduduk yang rendah, kecamatan yang mengalami banjir yaitu Tungkal Jaya, Sanga Desa, Lais, Sungai Keruh, Jirak Jaya dan jangkauan pelayanan kesehatan yang masih belum merata di seluruh kecamatan. Diharapkan daerah yang mengalami banjir dapat menjaga PHBS dan ditingkatkan sanitasi jamban serta perlu adanya intervensi berupa penyuluhan kepada masyarakat untuk menjaga fasilitas sanitasi yang sudah ada agar tetap dalam kondisi baik.
No other version available