Text
INDUKSI ETANOL DAN ULTRAVIOLET TERHADAP KARAKTERISTIK ASAM LEMAK Hematococcus pluvialis YANG DIKULTUR DALAM MEDIA LIMBAH BUDIDAYA IKAN GABUS
Haematococcus pluvialis merupakan mikroalga hijau yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar nabati, obat-obatan, dan makanan. Lingkungan yang kurang sesuai dan stres oksidatif pada H. pluvialis dapat menyebabkan H. pluvialis memproduksi lebih banyak lipid dan karotenoid. Perlakuan induksi menggunakan etanol dan radiasi ultraviolet dapat menjadi pilihan karena dapat mempengaruhi produksi Reactive Oxygen Species (ROS) yang meningkatkan produksi lipid . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh induksi etanol dan radiasi ultraviolet terhadap karakteristik asam lemak dan produksi lipid pada H. pluvialis yang dikultur dengan menggunakan media limbah ikan gabus. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan dua faktor, yaitu konsentrasi etanol (E1: 0%, E2: 0,4%) dan waktu penyinaran ultraviolet (V1: 0 menit, V2: 90 menit). Parameter yang diamati meliputi kepadatan mikroalga, laju pertumbuhan spesifik, dan persentase lipid. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan media limbah budidaya ikan gabus memiliki persentase laju pertumbuhan spesifik yang lebih tinggi 15,67% berbanding 13,28%. Penambahan etanol dan induksi radiasi ultraviolet berpengaruh nyata terhadap persentase lipid H. pluvialis dan menunjukkan perubahan profil asam lemak. Penambahan etanol dan induksi sinar ultraviolet meningkatkan kadar lemak dan PUFA masing-masing sebesar 2,3 dan 2,1 kali lipat.
No other version available