Skripsi
ANALISIS FAKTOR RISIKO OBESITAS SENTRAL PADA MAHASISWA FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SRIWIJAYA
Obesitas sentral merupakan penumpukan lemak yang terjadi area perut. Obesitas sentral dianggap sebagai faktor risiko penyakit kronis, penyakit degeneratif dan penyakit kardiovaskular. Obesitas sentral dapat disebabkan oleh berbagai faktor yaitu pola konsumsi, aktivitas fisik, kualitas tidur, jenis kelamin, umur, dan faktor lainnya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui faktor risiko yang hubungan dengan obesitas sentral dan faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi obesitas sentral pada mahasiswa di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sriwijaya. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 104 responden yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Analisis bivariat menggunakan uji chi-square dan analisis multivariat menggunakan uji regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara variabel jenis kelamin (p-value = 0,005), indeks massa tubuh (p- value = 0,000), uang saku (p-value = 0,020), kebiasaan melewatkan sarapan (p- value = 0,031), kebiasaan menonton mukbang (p-value = 0,003), konsumsi junkfood (p-value = 0,01), kualitas tidur (p-value = 0,01) dan aktivitas fisik (p- value = 0,031) dengan kejadian obesitas sentral pada mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sriwijaya. Faktor dominan dalam memicu untuk terjadinya obesitas sentral adalah indeks massa tubuh gemuk setelah dikontrol dengan variabel jenis kelamin, uang saku, konsumsi soft drink, konsumsi buah dan sayur, kebiasaan menonton mukbang, konsumsi junkfood, kualitas tidur dan aktivitas fisik. Indeks massa tubuh gemuk berisiko 12,4 kali lebih tinggi dibandingkan dengan indeks massa tubuh tidak gemuk. Oleh kareana itu, mahasiswa diharapkan dapat menjaga pola makan dan meningkatkan aktivitas fisiknya agar tidak terjadi penumpukan lemak di area perut.
No other version available