Skripsi
PENGUKURAN PENERIMAAN DOSIS RADIASI PADA LENSA MATA MENGGUNAKAN THERMOLUMINESENSE DOSIMETER 100
Lensa mata merupakan salah satu bagian tubuh yang rentan terpapar radiasi. Katarak contohnya, sebagai salah satu gangguan pada lensa mata akibat dari paparan radiasi. Katarak merupakan gangguan pada lensa mata yang paling banyak di temui di dunia menurut paparan dari world health organization tahun 2006, dengan jumlah pengidap sebanyak 39%. Katarak akibat radiasi disebabkan oleh kelebihan radikal bebas yang masuk ke lensa mata atau disebut stress oksidatif. Stress oksidatif inilah yang mengubah aktivitas enzimatik pada lensa mata dan menyebabkan agregasi protein. Tujuan dari penelitian ini ialah sebagai bentuk optimasi proteksi lensa mata pada pekerja radiasi, sebagai implikasi terhadap peraturan peninjauan dosis ekuivalen oleh ICRP (International Commision On Radiological Protection) pada paparan pekerja dari 150 mSv per-tahun menjadi 20 mSv per-tahun. Metode yang dipakai adalah ekperimen langsung dengan rancangan studi cross sectional. Penelitian dilakukan dengan metode estimasi, dimana phantom sebagai pengganti pekerja radiasi. Phantom sebelum nya akan dikenakan Thermoluminescence Dosimeter 100 pada bagian pelipis kanan, pelipis kiri dan dahi, barulah kemudian di sinari oleh sinar X dari X-ray Allengers 100 dan dihitung dosis radiasinya.