Skripsi
KARAKTERISASI RESERVOAR MENGGUNAKAN ATRIBUT SEISMIK PADA LAPANGAN “X” FORMASI TALANG AKAR DAN FORMASI BATURAJA CEKUNGAN SUNDA ASRI
Telah dilakukan penelitian mengenai uji aktivitas antihiperlipidemia ekstrak etanol daun kecipir (Psophocarpus tetragonolobus (L.) DC) pada tikus jantan wistar yang diinduksi diet tinggi lemak dan fruktosa. Tikus putih jantan galur Wistar dibagi menjadi enam kelompok yaitu normal, kontrol positif (simvastatin 0,9 mg/kgBB), kontrol negative (NaCMC 0,5%), dan tiga kelompok uji dengan dosis 100 mg/kgBB, 200 mg/kgBB, dan 400 mg/kgBB. Pengukuran kolesterol total menggunakan metode
metode enzimatik (CHOD-PAP), pengukuran kadar HDL menggunakan Cholesterol HDL Analysis Kit dengan alat fotometer, sedangkan kadar LDL digunakan perhitungan indirectly. Penurunan kadar kolesterol total, LDL, dan peningkatan HDL ekstrak etanol daun kecipir dosis 100, 200, dan 400 mg/kgBB berbeda signifikan dengan simvastatin (p < 0,05). Berdasarkan hubungan persentase penurunan parameter hiperlipidemia, maka dosis efektif (ED50) ekstrak etanol daun kecipir sebesar 207 mg/kgBB. Pengamatan struktur histopatologi pada preparate penelitian ini meliputi nekrosis dan degenerasi lemak. Hasil pemeriksaan histopatologi organ hati dan jantung tikus menunjukkan bahwa ekstrak dosis 400 mg/kgBB tidak berbeda jauh seperti simvastatin dengan %nekrosis dan % degenerasi lemak sebesar 30% dan 20%. Pada kontrol positif 23% dan 25 %. Hal ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun kecipir memiliki aktivitas sebagai antihiperlipidemia dan terdapat perbedaan signifikan dibandingkan kelompok kontrol negative (p