Text
TINGKAT AKUMULASI MIKROPLASTIK POLISTIREN PADA KERANG DARAH PADA LINGKUNGAN SUHU YANG BERBEDA
Peningkatan pencemaran laut oleh mikroplastik, khususnya jenis Polistirena (PS), menimbulkan risiko serius terhadap organisme laut, termasuk kerang darah (Anadara granosa) yang merupakan filter feeder. ingkat akumulasi mikroplastik polistirena dengan dua ukuran berbeda, yaitu 20 μm dan 150 μm, pada kerang darah yang dipelihara dalam suhu berbeda (28°C, 30°C, dan 32°C). Sampel kerang diperoleh dari Pasar Induk Jakabaring Palembang dan diaklimatisasi dalam air laut buatan sebelum diberikan perlakuan. Mikroplastik diberikan dengan konsentrasi 1 gram/liter dan akumulasi diamati pada hari ke-1, ke-3, dan ke-5. Ukuran partikel dan suhu lingkungan mempengaruhi tingkat akumulasi mikroplastik. Akumulasi tertinggi terjadi pada suhu 32°C dengan partikel ukuran 20 μm, yang mencapai rata- rata 628 partikel/kerang pada hari ke-5. Ukuran 150 μm cenderung terakumulasi dalam jumlah lebih rendah meskipun perbedaan signifikan antar ukuran tidak selalu muncul secara statistik. Peningkatan suhu mempercepat metabolisme dan filtrasi, yang berdampak pada meningkatnya akumulasi mikroplastik, namun suhu tinggi juga dapat menyebabkan stres fisiologis pada kerang.