Skripsi
PERAN GURU DALAM MENANGANI KETERLAMBATAN BERBICARA PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN: STUDI KASUS DI RA BUNDA AZ-ZAHRA
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam menangani keterlambatan berbicara (speech delay) pada anak usia 5–6 tahun di RA Bunda Az-Zahra melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Masa usia dini merupakan periode krusial dalam perkembangan anak, termasuk perkembangan bahasa yang menjadi dasar kemampuan komunikasi, sosial, dan kognitif. Dalam konteks ini, guru memiliki peran penting dalam memberikan stimulasi yang tepat untuk mendukung perkembangan bahasa, terutama bagi anak yang menunjukkan hambatan berbicara. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara dengan dua guru kelas, serta dokumentasi perkembangan anak berinisial HA yang menjadi subjek utama penelitian. Hasil menunjukkan bahwa guru menjalankan lima peran utama, yaitu sebagai fasilitator, motivator, pembimbing, mediator, dan evaluator. Guru memanfaatkan media pembelajaran sederhana seperti gambar, buku, lagu, dan alat peraga untuk menstimulasi kemampuan berbicara. Pujian, arahan ulang, dan latihan pengulangan kata menjadi strategi motivasi dan bimbingan utama. Guru juga menengahi interaksi sosial anak serta memberikan penilaian observasional untuk memantau perkembangan bahasa. Meskipun fasilitas khusus dan program intervensi formal belum tersedia, strategi guru yang adaptif dan konsisten memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kemampuan berbicara anak. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran guru dalam memberikan intervensi awal bagi anak dengan speech delay melalui pendekatan komunikatif, suportif, dan berkelanjutan. Kata Kunci : Peran guru, speech delay, perkembangan bahasa, anak usia dini, stimulasi berbicara, intervensi dini.
| Title | Edition | Language |
|---|---|---|
| KEMAMPUAN KETERLAMBATAN BERBICARA ANAK USIA (3-4)TAHUN DI KELURAHAN BUKIT LAMA PALEMBANG | id |