Text
MODAL SOSIAL PEDAGANG PAKAIAN BEKAS (THRIFT) KONVENSIONAL DI PASAR 16 ILIR KOTA PALEMBANG SEBAGAI UPAYA BERTAHAN DI TENGAH PERKEMBANGAN THRIFTSHOP ONLINE
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis modal sosial pedagang pakaian bekas (thrift) konvensional di Pasar 16 Ilir Kota Palembang sebagai upaya bertahan di tengah perkembangan thriftshop online. Latar belakang penelitian ini adalah perubahan pola konsumsi masyarakat yang disebabkan oleh perkembangan thriftshop online menimbulkan masalah penurunan jumlah pembeli dan pendapatan, serta kenaikan harga bal atau modal barang bagi pedagang. Dalam menghadapi situasi ini, pedagang menggunakan modal sosial sebagai upaya bertahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan strategi fenomenologi. Informan dipilih dengan teknik purposive, dan data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teori yang dipakai adalah teori modal sosial dari Robert Putnam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga unsur modal sosial digunakan oleh pedagang sebagai upaya bertahan. Jaringan sosial digunakan dalam bentuk kerja sama antara pedagang dengan pembeli dan sesama pedagang dengan pemasok barang; norma digunakan untuk menjaga hubungan yang sudah terjalin dengan semua individu yang terlibat dengan pedagang; dan kepercayaan lahir dari hasil kerja norma yang memperkuat hubungan yang sudah terjalin. Kesimpulannya, modal sosial menjadi sumber daya penting bagi pedagang pakaian bekas (thrift) konvensional di Pasar 16 Ilir Kota Palembang dan digunakan pedagang sebagai upaya bertahan di tengah perkembangan thriftshop online. Kata kunci: Modal Sosial, Pedagang Thrift, Thriftshop Online
| Title | Edition | Language |
|---|---|---|
| MODAL SOSIAL DALAM INDUSTRI RUMAH TANGGA KERUPUK DI DESA MERANJAT II KECAMATAN INDRALAYA SELATAN KABUPATEN OGAN ILIR | id |