Text
ANALISIS DAMPAK QUANTUM COMPUTING TERHADAP KEAMANAN SISTEM KRIPTOGRAFI KONVENSIONAL
Kemajuan komputasi kuantum membawa tantangan besar bagi keamanan sistem kriptografi konvensional yang saat ini banyak digunakan, seperti RSA dan ECC, yang bergantung pada kesulitan komputasi faktorisasi bilangan besar dan logaritma diskret. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari komputasi kuantum terhadap algoritma kriptografi konvensional dengan menggunakan simulasi algoritma kuantum Shor dan Grover. Metode penelitian dilakukan melalui pendekatan teoritis serta simulasi menggunakan lingkungan kuantum untuk menguji kerentanan algoritma RSA 1024-bit dan 2048-bit serta ECC 256-bit dan 384-bit. Hasil pengujian menunjukkan bahwa algoritma Shor berhasil memfaktorkan kunci RSA 1024-bit dalam waktu yang jauh lebih cepat dibandingkan metode klasik, sedangkan RSA 2048-bit menunjukkan kerentanan yang meningkat seiring proyeksi pertumbuhan qubit di masa depan. Sementara itu, algoritma Grover mempercepat pencarian kunci pada skema ECC secara signifikan, terutama pada ukuran kunci 256-bit, yang menyebabkan penurunan tingkat keamanan setara menjadi separuh bit-length. Penelitian ini juga membandingkan performa pemfaktoran klasik dan kuantum, serta meninjau tantangan teknis implementasi algoritma kuantum dalam skenario dunia nyata. Sebagai strategi mitigasi, direkomendasikan adopsi kriptografi post-kuantum, penggunaan skema hibrida, serta peningkatan panjang kunci kriptografi simetris. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami urgensi transisi menuju sistem keamanan yang tahan terhadap serangan kuantum dan dapat menjadi referensi bagi pengembang dan regulator dalam merancang sistem keamanan informasi masa depan. Kata Kunci: Komputasi kuantum, kriptografi konvensional, algoritma Shor, algoritma Grover, post-quantum cryptography.
No other version available