Text
HUBUNGAN INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA MAHASISWA BIMBINGAN DAN KONSELING UNIVERSITAS SRIWIJAYA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa Bimbingan dan Konseling Universitas Sriwijaya. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi berjumlah 286 mahasiswa angkatan 2022, 2023, dan 2024 dari kelas Indralaya dan Palembang, dengan sampel 74 mahasiswa yang ditentukan melalui rumus Slovin menggunakan teknik Probability Sampling dengan teknik Simple Random Sampling. Instrumen penelitian berupa skala intensitas penggunaan media sosial dan skala prokrastinasi akademik. Analisis data menggunakan korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan intensitas penggunaan media sosial berada pada kategori sedang (35% atau 26 mahasiswa), sedangkan prokrastinasi akademik pada kategori rendah (41% atau 30 mahasiswa). Koefisien korelasi menunjukkan hubungan positif signifikan antara intensitas penggunaan media sosial dengan prokrastinasi akademik (r = 0,274, p < 0,05). Artinya, semakin tinggi intensitas penggunaan media sosial maka semakin tinggi pula prokrastinasi akademik mahasiswa. Temuan ini menekankan pentingnya kesadaran dalam penggunaan media sosial agar tidak mengganggu tugas kuliah dan tanggung jawab akademik, karena penggunaan berlebihan dapat memicu kebiasaan menunda tugas dan kesulitan mengatur waktu. Kata Kunci: intensitas penggunaan media sosial, prokrastinasi akademik
| Title | Edition | Language |
|---|---|---|
| HUBUNGAN INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TIKTOK DENGAN FENOMENA FEAR OF MISSING OUT (FOMO) PADA REMAJA DI SMAN 1 INDRALAYA UTARA | id |