Text
PEMODELAN DAN INTERPRETASI STRUKTUR GEOLOGI DANGKAL BERDASARKAN DATA GRAVITASI GGMPLUS DAERAH DANAU RANAU DAN SEKITARNYA
Penelitian ini bertujuan untuk membuat model struktur geologi dangkal di daerah Danau Ranau dan sekitarnya berdasarkan data gravitasi global gravity model plus (GGMPlus). Penelitian dilakukan pada area seluas 16 × 16 km² dengan integrasi data gravitasi, digital elevation model (DEM), dan data geologi lapangan. Tahapan analisis meliputi koreksi udara bebas, Bouguer, dan medan untuk menghasilkan peta anomali bouguer lengkap (ABL), pemisahan anomali menggunakan metode kontinuasi ke atas (upward continuation) pada ketinggian 1000 m, analisis first horizontal derivative (FHD) dan second vertical derivative (SVD). Berdasarkan observasi geologi permukaan satuan geomorfologi terbagi menjadi Danau (D), Kawah Gunung Api (K), Perbukitan Tinggi Piroklastik (PTP), dan Kerucut Gunung Api (KGA). Stratigrafi dari tua ke muda yaitu, Formasi Ranau (Qtr) litologi tuf, dan Formasi Gunung Api Muda (Qhvs) litologi breksi andesit dan tuf lapili. Struktur geologi yang berkembang pada daerah penelitian berupa sesar normal yaitu Sesar Lombok. Hasil analisis pola kelurusan DEM menunjukkan struktur geologi pada daerah penelitian yang cenderung berarah baratlaut – tenggara (NW – SE) dan baratdaya – timurlaut (NE – SW). Hasil ABL menunjukkan nilai anomali berkisar antara 22 - 50 mGal. Analisis FHD memperlihatkan pola struktur berarah baratlaut–tenggara (NW–SE) dan adanya struktur melingkar (circular) di sekitar Gunung Seminung sebagai kaldera. Analisis SVD mengidentifikasi tujuh sesar, terdiri atas empat sesar naik dan tiga sesar turun. Pemodelan inversi 3D memperlihatkan variasi densitas batuan antara 1,8–3,5 g/cm³. Daerah penelitian dikontrol oleh struktur geologi berupa sesar naik dan sesar normal (F1–F7). Sesar naik berada di area Lombok (F1–F3), sesar normal berada di sekitar Gunung Seminung (F5–F6) dan sesar naik (F7) berada di daerah Kotabatu.
No other version available