Skripsi
KORELASI DEPRESI DAN STATUS NUTRISI PADA PASIEN LANSIA DI POLIKLINIK GERIATRI RSUP DR. MOHAMMAD HOESIN PALEMBANG
Latar Belakang. Lansia mengalami deteriorasi progresif fungsi fisiologis yang dapat meningkatkan risiko penyakit. Depresi dan gangguan nutrisi, dua masalah yang sering ditemukan pada lansia, dapat saling memengaruhi dan memperburuk kondisi kesehatan dan kualitas hidup lansia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi antara gejala depresi dan status nutrisi pada pasien lansia. Metode. Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan desain potong lintang. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui korelasi depresi dan status nutrisi pada pasien lanjut usia di Poliklinik Geriatri RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang dengan melakukan pengambilan data sekunder rekam medis hasil kuesioner GDS-15 dan MNA-SF. Sampel dalam penelitian terdiri atas 180 pasien. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan korelasi negatif sedang antara skor GDS-15 dan skor MNA-SF dengan r = -0,542 dan p < 0,001. Terdapat 16,1% pasien dengan depresi atau kemungkinan besar depresi, 55,5% pasien dengan gangguan nutrisi, dan 15% pasien dengan depresi dan gangguan nutrisi komorbid. Variabel sosiodemografis yang mendominasi pada pasien lansia di Poliklinik Geriatri RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang yang mengalami depresi dan gangguan nutrisi komorbid adalah perempuan (55,6%) untuk jenis kelamin, dan distribusi sama pada menikah (48,1%), dan cerai mati (48,1%) untuk status pernikahan. Kesimpulan. Terdapat penurunan status nutrisi pada pasien lansia yang mengalami depresi.
No other version available