Skripsi
IMPLEMENTASI TAHAP PRA-BENCANA DALAM PELAKSANAAN PERATURAN DAERAH PROVINSI SUMATERA SELATAN NOMOR 10 TAHUN 2020 TENTANG PENYELENGGARAAN PENANGGULANGAN BENCANA (STUDI KASUS PADA BPBD PROVINSI SUMATERA SELATAN DALAM MITIGASI BANJIR DI KOTA PALEMBANG)
Penelitian ini menganalisis implementasi tahap pra-bencana dalam pelaksanaan Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Selatan Nomor 10 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana dengan fokus pada peran BPBD Provinsi Sumatera Selatan dalam mitigasi banjir di Kota Palembang. Fenomena banjir yang masih berulang di kawasan hilir menunjukkan bahwa penekanan regulasi pada pengurangan risiko belum sepenuhnya tercermin dalam praktik di lapangan. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan BPBD, pemerintah kecamatan/kelurahan, ketua RT, serta komunitas peduli sungai, disertai observasi kegiatan pra-bencana dan telaah dokumen kebijakan serta laporan kinerja. Analisis dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan pengumpulan, kondensasi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan tahap pra-bencana telah berjalan dalam bentuk penyusunan dokumen, sosialisasi, apel siaga, simulasi, dan pengoperasian sistem peringatan dini, namun masih berorientasi pada pemenuhan kewajiban administratif. Dampak terhadap penurunan kerentanan dan risiko banjir belum optimal akibat kesenjangan antara desain kebijakan dan kondisi ekologis, koordinasi lintas instansi yang sektoral, serta pelibatan masyarakat yang cenderung bersifat seremonial.
No other version available