Skripsi
PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN PADA LARI SPRINT UNTUK SISWA CABANG OLAHRAGA ATLETIK SEKOLAH OLAHRAGA NEGERI SRIWIJAYAPENGEMBANGAN MODEL LATIHAN PADA LARI SPRINT UNTUK SISWA CABANG OLAHRAGA ATLETIK SEKOLAH OLAHRAGA NEGERI SRIWIJAYA
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model latihan pada lari sprint untuk siswa pada cabang olahraga atletik di Sekolah Olahraga Negeri Sriwijaya. Model dalam penelitian R&D yang digunakan adalah metode ADDIE (analysis, design, development, implementation, evaluation). Subjek penelitian terdiri dari siswa yang menekuni bidang atletik dengan nomor lari sprint yang dipilih melalui teknik purposive sampling, yang melibatkan siswa cabang olahraga atletik sampel pada penelitian ini berjumlah 8 siswa. Instrumen tes menggunakan observasi, wawancara, angket, dan tes lari 60 meter. Implementasi dilakukan dilapangan latihan atletik dan didalam penelitian ini berupa latihan menggunakan karet ban, menggunakan box, latihan push up membelakangi badan, dan lari huruf T selama 6 minggu dengan frekuensi latihan 3 kali seminggu. Teknik analisis data yang digunakan adalah menggunakan kelayakan (Sugiyono) dan validasi dari para ahli, serta uji hipotesis untuk melihat pengaruh model latihan lari sprint. Berdasarkan hasil uji hipotesis penelitian ini Ha diterima dan Ho ditolak. Temuan penelitian ini adalah model latihan lari sprint. ABSTRACK This research aims to develop a training model for sprinting for students in athletics at the Sriwijaya State Sports School. The model used in R&D research is ADDIE (analysis, design, development, implementation, evaluation). The research subjects consisted of students who were involved in athletics with sprint events selected through a purposive sampling technique, which involved students in athletics. The sample in this study was 8 students. The test instrument uses observation, interviews, questionnaires, and a 60 meter running test. Implementation was carried out in the athletic training field and in this research in the form of training using rubber tires, using a box, back-to-body push-up exercises, and running the letter T for 6 weeks with a training frequency of 3 times a week. The data analysis technique used is feasibility (Sugiyono) and validation from experts, as well as hypothesis testing to see the effect of the sprint training model. The findings of this research are a sprint training model.