Skripsi
PEMUPUKAN NPK DAN HARA MIKRO TERHADAP N-TOTAL TANAH, SERAPAN N, DAN PERTUMBUHAN JAGUNG MANIS (Zea mays L. saccharata)
Rata-rata hasil produksi jagung manis di Sumatera Selatan meningkat pada tahun 2020-2022 yang diikuti dengan kenaikan pertumbuhan luas panen jagung. Perluasan areal lahan tanaman jagung dengan memanfaatkan lahan suboptimal rawa lebak yang diberikan penambahan pupuk untuk memperbaiki kesuburan tanah guna menunjang pertumbuhan dan produksi jagung manis yang optimal. Pembentukan bagian vegetatif dan generatif jagung manis seperti daun dan tongkol dipengaruhi oleh hara nitrogen. Panjang tongkol merupakan salah satu parameter yang dapat diamati dan digunakan sebagai acuan untuk mengetahui produksi jagung manis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kombinasi pupuk NPK dan pupuk anorganik hara mikro yang optimal dalam meningkatkan N-total tanah, serapan N tanaman, dan pertumbuhan jagung manis. Pelaksanaan penelitian dilakukan di Kebun Percobaan Departemen Riset PT. Pupuk Sriwidjaja Palembang pada bulan Desember 2022 sampai Maret 2023. Pelaksanaan penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 10 taraf perlakuan, yaitu P0 (Kontrol, P1 (NPK 15-15-15 dosis pemupukan 100%), P2 (Urea + SP-36 + KCl dosis pemupukan 100%), P3 (Nutremag dosis pemupukan 100%), P4 (NPK 15-15-15 + Nutremag dosis pemupukan 50%), P5 (NPK 15-15-15 + Nutremag dosis pemupukan 75%), P6 (NPK 15-15-15 + Nutremag dosis pemupukan 100%), P7 (Urea + SP-36 + KCl + Nutremag dosis pemupukan 50%), P8 (Urea + SP-36 + KCl + Nutremag dosis pemupukan 75%), P9 (Urea + SP-36 + KCl + Nutremag dosis pemupukan 100%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan urea + SP-36 + KCl + nutremag dosis 100% (P9) lebih baik dalam meningkatkan N-total tanah, serapan N tanaman, pertumbuhan dan panjang tongkol jagung manis. Terdapat hubungan kuat dan signifikan antara kandungan serapan N tanaman dengan jumlah daun dan panjang tongkol jagung manis.