Skripsi
IDENTIFIKASI SIFAT KELISTRIKAN TANAH DI KAWASAN TPA SUKAWINATAN MELALUI PENGUKURAN GEOLISTRIK SELF POTENTIAL (SP) DI KOTA PALEMBANG
Abstrak. Sampah adalah bahan-bahan yang tidak terpakai lagi yang dihasilkan oleh aktivitas manusia, rumah tangga, atau industri. Air lindi merupakan limbah cair yang berasal dari sampah basah atau sampah organik yang terkena air hujan. Pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukawinatan di Kelurahan Sukajaya Kecamatan Sukarami mempunyai Luas ± 25 Ha. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sifat kelistrikan tanah dibawah permukaan menggunakan metode geolistrik Self Potential di TPA Sampah Sukawinatan. Grafik potensial pada ketiga lintasan menunjukkan variasi nilai yang mencerminkan sifat kelistrikan tanah yang berbeda. Pada Lintasan 1, beberapa nilai potensial tinggi 23,76 mV - 37,24 mV menunjukkan kemungkinan adanya material konduktif seperti logam berat atau air lindi, yang mengindikasikan area dengan kontaminasi lebih tinggi dan permeabilitas tanah yang memungkinkan pergerakan lindi. Nilai potensial rendah 0,32 mV - 6,08 mV mengindikasikan zona resistif dengan konduktivitas rendah, seperti tanah padat atau batuan kering. Lintasan 2 menunjukkan nilai potensial tertinggi 46,98 mV, menunjukkan indikasi material konduktif yang sangat tinggi, sementara nilai rendahnya 0,88 mV - 9,8 mV menunjukkan zona resistif. Lintasan 3 menunjukkan fluktuasi signifikan, dengan puncak potensial tinggi 30,42 mV - 35,48 mV mengindikasikan material konduktif, dan nilai rendah 1,34 mV - 3,34 mV menunjukkan zona resistif atau area kurang terkontaminasi.
No other version available