The Sriwijaya University Library

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Login
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of GANTI KERUGIAN BAGI PASIEN AKIBAT PERBUATAN MELAWAN HUKUM OLEH TENAGA KESEHATAN DALAM PELAKSANAAN IMUNISASI BAYI DAN ANAK
Bookmark Share

Skripsi

GANTI KERUGIAN BAGI PASIEN AKIBAT PERBUATAN MELAWAN HUKUM OLEH TENAGA KESEHATAN DALAM PELAKSANAAN IMUNISASI BAYI DAN ANAK

Putri, Melisa Hidayah - Personal Name;

Salah satu upaya kesehatan yang dilakukan Pemerintah adalah pemberian imunisasi. Dalam pelaksanaan program imunisasi oleh tenaga kesehatan masih terjadi efek buruk dari imunisasi tersebut yang mengakibatkan kerugian bagi peserta imunisasi. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis karakteristik kerugian yang diderita Pasien akibat perbuatan melawan hukum oleh tenaga kesehatan dalam pelaksanaan imunisasi serta mengetahui dan menganalisis segala bentuk dan proses ganti kerugian bagi pasien akibat perbuatan melawan hukum oleh tenaga kesehatan dalam pelaksanaan imunisasi. Penelitian ini menggunakan metode normatif dengan penarikan kesimpulan secara deduktif. Adapun hasil penelitian yang diperoleh ialah karakteristik yang diderita pasien akibat PMH oleh tenaga kesehatan dalam pelaksanaan imunisasi ialah berupa kerugian immateril yakni kematian, sakit parah dan cacat. Setelah dilakukan imunisasi akan terjadinya KIPI. Apabila tenaga kesehatan salah dalam memberikan dosis imunisasi,atau dosis obat maka bayi akan mengalami kematian, sakit parah dan cacat. Apabila hal tersebut terjadi maka unsur-unsur PMH salah satunya terpenuhi yakni “adanya kerugian yang ditimbulkan” .Adapun bentuk dan proses ganti kerugian bagi pasien akibat PMH oleh tenaga kesehatan dalam pelaksanaan imunisasi ialah apabila kerugian menyebabkan kematian merujuk pada Pasal 440 ayat 2 UU Kesehatan dapat dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau denda paling banyak Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) dan merujuk dari Pasal 1365 KUHPerdata bahwa dapat menuntut ganti rugi materil atau imateril serta proses penyelesaian sengketa dapat melalui litigasi maupun non litigasi.


Availability
#
Central Library (REFERENCE) T1575762024
T157576
Available but not for loan - Not for Loan
Detail Information
Series Title
-
Call Number
T1575762024
Publisher
Indralaya : Prodi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya., 2024
Collation
xiv, 58 hlm.; ilus.; 29 cm
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
346.043 07
Content Type
Text
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
tanggung jawab
Prodi Ilmu Hukum
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
TUTI
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • GANTI KERUGIAN BAGI PASIEN AKIBAT PERBUATAN MELAWAN HUKUM OLEH TENAGA KESEHATAN DALAM PELAKSANAAN IMUNISASI BAYI DAN ANAK
Comments

You must be logged in to post a comment

The Sriwijaya University Library
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?