Skripsi
PENDUGAAN PENAMBATAN KARBON PADA TANAMAN KARET (Hevea Brasiliensis) DI PERKEBUNAN RAKYAT KELURAHAN PAGAR AGUNG KECAMATAN LAHAT KABUPATEN LAHAT
Karbon merupakan komponen penting biomassa tanaman, tempat penyimpanan karbon adalah biomassa tanaman. Salah satu cara untuk menambat karbon adalah dengan mengukur biomassa tanaman. Penelitian ini dilaksanakan pada tanaman karet di perkebunan rakyat Kelurahan Pagar Agung Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat. Pendugaan penambatan karbon menggunakan Metode Non-Destruksi (metode perhitungan biomassa tanpa melakukan perusakan pada tegakan tanaman) dengan menggunakan pengukuran diameter yaitu W= 0,11πD2,62 dan Pendugaan penambatan karbon tanaman. Pengukuran dilakukan dengan mengukur diameter batang menggunakan modifikasi alat untuk diameter batang. Sampel diambil pada 3 plot yang berbeda tetapi masih dalam satu umur tanaman yang sama, sampel diambil 14 titik pada masing-masing plot sampel dengan jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 42 sampel. Untuk tanaman karet setiap plot dengan umur 19 tahun memiliki diameter yang tidak terlalu berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman karet yang memiliki nilai total potensi karbon tersimpan tertinggi terdapat pada plot 1 tanaman 12 dengan diameter batang 32,7 cm sebesar 118,48 ton C ha-1 dan nilai total potensi karbon tersimpan terendah terdapat pada plot 3 tanaman 9 dengan diameter batang 29,5 cm sebesar 90,47 ton C ha-1. Nilai rata-rata biomassa per hektar paling tinggi diperoleh pada plot 1 dimana menghasilkan biomassa total sebesar 229,76 ton ha-1.
No other version available