Text
PENGARUH JOB INSECURITY, BURNOUT DAN KOMPETENSI TERHADAP TURNOVER INTENTION DENGAN KECERDASAN SPIRITUAL SEBAGAI VARIABEL MODERATING PADA PERAWAT PELAKSANA DI RUMAH SAKIT ISLAM KOTA PALEMBANG
Tingginya turnover intention pada perawat pelaksana di rumah sakit menjadi masalah serius karena memengaruhi kontinuitas pelayanan, biaya operasional, dan kualitas perawatan pasien. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh job insecurity, burnout, dan kompetensi terhadap turnover intention serta menguji peran kecerdasan spiritual sebagai variabel moderasi pada perawat pelaksana di Rumah Sakit Islam Kota Palembang. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research, sampel berjumlah 227 perawat dari tiga rumah sakit Islam: RS Muhammadiyah Palembang (78 responden), RS AR Rasyid (55), dan RSI Siti Khadijah (94). Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan SEM- PLS. Hasil penelitian menunjukkan job insecurity dan burnout berpengaruh positif signifikan terhadap turnover intention, sedangkan kompetensi berpengaruh negatif signifikan. Kecerdasan spiritual memoderasi hubungan antarvariabel tersebut, di mana perawat dengan kecerdasan spiritual tinggi mampu menekan dampak negatif ketidakamanan kerja dan kelelahan, serta memperkuat pengaruh positif kompetensi. Kesimpulannya, peningkatan kecerdasan spiritual, pengelolaan beban kerja, dan pengembangan kompetensi menjadi strategi penting untuk mengurangi turnover intention serta memperkuat retensi perawat di rumah sakit Islam.
| Title | Edition | Language |
|---|---|---|
| PENGARUH JOB INSECURITY TERHADAP TURNOVER INTENTION PADA KARYAWAN PADA PT TIMAH (PERSERO) TBK PANGKAL PINANG - BANGKA BELITUNG. | id |