Text
MODEL TATA KELOLA DAN EVALUASI MUTU PERGURUAN TINGGI MELALUI HARMONISASI INSTRUMEN MUTU DENGAN METODE FEATURE SELECTION DAN KLASTERING
Penelitian ini mengembangkan model integrasi pengukuran mutu dan tata kelola teknologi informasi di perguruan tinggi melalui harmonisasi instrumen BAN-PT, COBIT 2019, dan ISO 9001:2015. Model yang dihasilkan mencakup 28 faktor awal yang merepresentasikan dimensi akreditasi, tata kelola, dan manajemen mutu, yang dapat digunakan sebagai dasar evaluasi kinerja unit akademik. Seleksi fitur menggunakan CFS (Correlation-based Feature Selection) menunjukkan validitas rata-rata tertinggi (0,76) dan interpretabilitas yang baik dibandingkan PCA (0,71) dan Information Gain (0,68). Kombinasi CFS dan K-Means terbukti sebagai strategi optimal dalam pengelompokan unit akademik, dengan Silhouette tertinggi (0,62), DBI terendah (0,41), dan CHI tertinggi (342,5), menghasilkan klaster yang kompak dan jelas. Hasil pengelompokan membagi profil mutu unit akademik menjadi empat cluster, dari yang paling unggul hingga area prioritas perbaikan. Meskipun menggunakan sampel kecil (15 unit akademik), pipeline hibrida ini mempertahankan makna semantik indikator dan memberikan informasi bermanfaat bagi pimpinan institusi. Kontribusi penelitian meliputi: (1) penyusunan dataset tata kelola terintegrasi; (2) perbandingan empiris metode seleksi fitur dan pengelompokan pada data berkorelasi tinggi; dan (3) model profil kematangan yang tervalidasi dan mudah dipahami. Penelitian mendatang akan memvalidasi alur kerja pada dataset multi-institusi yang lebih besar, meningkatkan stabilitas seleksi fitur, dan mengembangkan dashboard interaktif untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data dalam akreditasi dan penilaian tata kelola pendidikan tinggi.
No other version available