Skripsi
STRATEGI BALANCING TIONGKOK TERHADAP PAKTA PERTAHANAN TRILATERAL AUKUS
Konflik berkepanjangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok di kawasan Asia Pasifik, khususnya terkait dengan agresivitas militer dan politik Tiongkok dalam konflik Laut Tiongkok Selatan, klaim kedaulatan Taiwan, dan kebijakan debt trap. Fokus penelitian juga mencakup dampak terbentuknya Pakta AUKUS sebagai respons trilateral dari Amerika Serikat, Inggris, dan Australia terhadap tantangan keamanan yang dihadapi, serta analisis pandangan negara-negara anggota ASEAN terhadap pakta tersebut, dengan penekanan pada dampak potensial terhadap stabilitas di kawasan Asia Tenggara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehadiran Pakta AUKUS memicu pro dan kontra di dunia internasional, hal ini berbanding lurus dengan bagaimana perimbangan kekuatan yang dilakukan oleh Tiongkok terjadi sebagai bentuk respon fenomena AUKUS yang muncul, perimbangan yang dilakukan didasari oleh agresivitas AUKUS dalam menunjukkan kekuatannya di kawasan pasifik membuat Tiongkok melakukan perimbangan baik secara soft balancing dan hard balancing serta asymmetric dalam menghadapi fenomena tersebut. Kesimpulan dari skripsi ini menggaris bawahi bahwa konflik Amerika Serikat dan Tiongkok di kawasan Asia Pasifik memunculkan dinamika baru dengan terbentuknya Pakta AUKUS. Saran dari penelitian ini menekankan pentingnya dialog dan diplomasi sebagai sarana penyelesaian konflik, serta perlunya ASEAN memperkuat perannya sebagai mediator regional untuk mencapai stabilitas dan perdamaian yang berkelanjutan di kawasan.