Skripsi
PENGARUH WAKTU ULTRASONIK DAN TEMPERATUR PEMANASAN TERHADAP KUALITAS OKSIDA GRAFENA TEREDUKSI (rGO)
Grafena merupakan salah satu bentuk alotrop karbon yang memiliki sifat termal, listrik, katalitik, dan optik yang tinggi sehingga dapat digunakan dalam berbagai bidang. Grafena memiliki turunan berupa oksida grafena (GO) dan oksida grafena tereduksi (rGO). Oksida grafena disintensis menggunakan metode Hummer, serta oksida grafena tereduksi disintensis menggunakan metode reduksi multifase. Pada penelitian ini dilakukan sintesis rGO dengan variasi waktu ultrasonik 2, 4, dan 6 jam dan variasi temperatur pemanasan 70, 100, dan 120℃ untuk mengetahui kualitas terbaik dari rGO. Material rGO yang dihasilkan dikarakterisasi dengan XRD, FTIR, SEM-EDX dan TGA. Hasil karakterisasi XRD menunjukkan rGO yang diultrasonik selama 6 jam memiliki d-spacing paling besar. Hal ini menunjukkan bahwa rGO terkelupas menjadi lembaran yang lebih tipis. Hasil karakterisasi FTIR menunjukkan waktu ultrasonik terbaik terdapat pada rGO yang diultrasonik selama 6 jam, karena memiliki intensitas C=C paling besar dan intensitas gugus karbonil yang kecil. Hasil karakterisasi SEM EDX menunjukkan bahwa GO telah tereduksi dengan baik. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan jumlah atom C dan penurunan jumlah atom O pada rGO. Hasil karakterisasi TGA menunjukkan bahwa sintesis rGO pada suhu 120℃ memiliki perubahan fraksi berat yang kecil. Hal ini menandakan bahwa rGO yang disintesis pada suhu 120℃ memili stabilitas termal yang tinggi. Persentase produk rGO paling besar terdapat pada waktu ultrasonik 2 jam dengan persentase 66,16% dan pada temperatur 70℃ dengan persentase 56,94%.
No other version available