Skripsi
SINTESIS CaO DARI CANGKANG KERANG HIJAU DAN MODIFIKASI CaO MENGGUNAKAN SODIUM DODECYL SULFATE SEBAGAI ADSORBEN UNTUK ADSORPSI CONGO RED
Penggunaan kerang hijau yang sangat banyak mengakibatkan limbah cangkang kerang hijau meningkat pesat. Cangkang kerang hijau digunakan sebagai bahan utama sintesis CaO dan modifikasi CaO/SDS. Modifikasi CaO dilakukan perbandingan berat CaO terhadap SDS yaitu (2:1) dan (1:1). Sintesis CaO menggunakan metode ekstraksi dan presipitasi. Adanya penambahan SDS berfungsi sebagai pencegah aglomerasi. Hasil sintesis yang di dapat dikarakterisasi menggunakan XRD, FTIR dan BET yang selanjutnya digunakan untuk mengadsorpsi zat warna congo red dengan parameter konsentrasi, waktu kontak dan temperatur. Hasil karakterisasi XRD menunjukkan intensitas tertinggi CaO, CaO modifikasi (2:1) dan CaO modifikasi (1:1) masing-masing pada sudut 2θ = 37,33o; 37,33o dan 37,34o. Hasil karakterisasi FTIR pada CaO dan CaO modifikasi sebelum adsorpsi menunjukkan adanya gugus fungsi O-H, C-O, Ca-O dan sesudah adsorpsi menunjukkan gugus fungsi C-H, =C-H dan S-O yang berasal dari zat warna congo red dan SDS. Hasil karakterisasi BET menunjukkan luas permukaan CaO, CaO modifikasi (2:1) dan CaO modifikasi (1:1) masing-masing sebesar 4,96; 1,62 dan 1,47 m2/g. Kondisi optimum adsorpsi zat warna congo red menggunakan CaO pada konsentrasi 900 mg/L, waktu kontak 150 menit dan temperatur 55oC dengan kapasitas adsorpsi sebesar 243,90 mg/g. CaO modifikasi (2:1) pada konsentrasi 1300 mg/L, waktu kontak 60 menit dan temperatur 55oC dengan kapasitas adsorpsi sebesar 555,56 mg/g. CaO modifikasi (1:1) pada konsentrasi 1400 mg/L, waktu kontak 90 menit dan temperatur 55oC dengan kapasitas adsorpsi sebesar 476,19 mg/g. Proses adsorpsi menggunakan CaO, CaO modifikasi (2:1) dan CaO modifikasi (1:1) menggambarkan isoterm Langmuir, pseudo orde dua dan berlangsung secara endotermik dan spontan.
No other version available