Skripsi
PEMBENTUKAN PERSONAL BRANDING POLITIC CONTENT CREATOR MELALUI TIKTOK (STUDI KASUS PADA AKUN TIKTOK @XERONAV)
Penelitian ini didasarkan pada fenomena pengguna TikTok di Indonesia yang meningkat sehingga para content creator seperti Kevin Geraldi (@xeronav) harus membentuk personal branding yang kuat agar dapat mempertahankan eksistensinya di TikTok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pembentukan personal branding yang dilakukan oleh Kevin Geraldi (@xeronav) sebagai politic content creator di TikTok. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Personal Branding oleh Peter Montoya yang terdiri dari delapan konsep yaitu spesialisasi, kepemimpinan, kepribadian, perbedaan, terlihat, kesatuan, keteguhan, dan niat baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kevin Geraldi mengimplementasikan delapan konsep personal branding oleh Peter Montoya. Delapan konsep tersebut dilakukan dengan memanfaatkan fitur-fitur yang disediakan oleh TikTok. Terdapat dua dimensi yang menjadi keunggulan dalam pembentukan personal branding dari Kevin Geraldi, yaitu dimensi spesialisasi yang dimiliki oleh Kevin Geraldi pada bidang politik dan dimensi perbedaan berupa ciri khas penampilannya yang relevan dengan anak muda dan ciri khas gaya bicaranya yang tegas, frontal dan blak-blakan. Selain itu, Kevin menggunakan display name "Inspektur Nguyen" yang menjadi identitas unik agar menciptakan persepsi yang diinginkan dan mudah diingat. Kata kunci: Personal Branding, Content Creator, Politik, TikTok
No other version available