Skripsi
PENGARUH VARIASI JARAK CELAH ELEKTRODA TERHADAP KONSENTRASI OZON PADA GENERATOR OZON BERBASIS DIELECTRIC BARRIER DISCHARGE (DBD)
Penelitian ini bertujuan untuk membahas pengaruh variasi jarak celah dan tegangan terhadap konsentrasi ozon yang dihasilkan oleh sistem Dielectric Barrier Discharge (DBD) dengan mempertahankan jenis dan diameter dielektrik (kaca Pyrex 20 mm dan 22 mm) agar perubahan konsentrasi ozon hanya dipengaruhi oleh variasi diameter elektroda dan jarak celah. Penelitian ini dilakukan dengan konfigurasi dua elektroda, yaitu elektroda batang (16 mm,17 mm)dan kombinasi elektroda copper foil tape yang disusun secara bergantian. Empat konfigurasi jarak celah diperoleh dalam penelitian ini, yaitu 0,3 mm; 0,8 mm; 1,3 mm; dan 1,8 mm. Sumber tegangan berasal dari transformator HV-AC dengan variasi tegangan 4 kV hingga 6,5 kV, dengan peningkatan setiap 0,5 kV. Pada tegangan tertinggi 6,5 kV, chamber dengan jarak celah 0,3 mm menghasilkan konsentrasi ozon sebesar 1510,812 ppmv, sedangkan jarak celah 1,8 mm menghasilkan 4103,44 ppmv. jarak celah elektroda mempengaruhi proses pembentukan ozon di dalam chamber generator ozon karena perubahan jarak tersebut mengubah intensitas medan listrik dan frekuensi microdischarge, sehingga berdampak langsung pada konsentrasi ozon yang dihasilkan.Lalu jarak celah antara elektroda yang optimum dalam menghasilkan konsentrasi ozon pada jarak celah 1,3 mm yaitu sebesar 4.989,41 pada tegangan 6,5 kV
No other version available