Skripsi
MANAJEMEN STRATEGI PELAYANAN PUBLIK OLEH DISDUKCAPIL KABUPATEN BANYUASIN PADA PERMASALAHAN ADMINISTRASI IDENTITAS AKIBAT SENGKETA BATAS WILAYAH DI TEGAL BINANGUN
Sengketa batas wilayah antara Kabupaten Banyuasin dan Kota Palembang di Tegal Binangun menimbulkan ketidakjelasan status administrasi kependudukan masyarakat, sehingga menghambat akses layanan publik. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen strategi pelayanan publik yang dilakukan Disdukcapil Banyuasin dalam menangani permasalahan administrasi identitas tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pelayanan seperti layanan satu hari selesai, jemput bola, dan pelayanan hari libur belum efektif karena kurangnya penerimaan masyarakat, lemahnya komunikasi publik, serta minimnya koordinasi lintas daerah. Evaluasi strategi juga belum melibatkan partisipasi masyarakat secara optimal. Penelitian menyimpulkan bahwa manajemen strategi Disdukcapil Banyuasin belum mampu menyelesaikan permasalahan identitas secara komprehensif dan memerlukan perbaikan formulasi, implementasi, serta evaluasi layanan. Kata kunci: pelayanan publik, manajemen strategi, administrasi identitas, sengketa wilayah.