Skripsi
HUBUNGAN PRASARANA OLAHRAGA DAN MINAT BELAJAR PJOK TERHADAP KEBUGARAN JASMANI DI SDN 2 INDRALAYA UTARA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara prasarana olahraga dan minat belajar PJOK terhadap kebugaran jasmani siswa di SDN 2 Indralaya Utara. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Instrumen penelitian berupa observasi prasarana olahraga, angket minat belajar PJOK, serta tes TKPN untuk mengukur kebugaran jasmani siswa. Analisis data dilakukan menggunakan uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prasarana olahraga tidak berpengaruh signifikan terhadap kebugaran jasmani siswa (Sig. 0,306 > 0,05). Minat belajar PJOK juga tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kebugaran jasmani siswa (Sig. 0,062 > 0,05). Secara simultan, prasarana olahraga dan minat belajar PJOK tidak berpengaruh signifikan terhadap kebugaran jasmani siswa (Sig. 0,106 > 0,05). Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa tingkat kebugaran jasmani siswa tidak hanya dipengaruhi oleh prasarana olahraga dan minat belajar PJOK, tetapi lebih dipengaruhi oleh faktor lain seperti kebiasaan aktivitas fisik di luar sekolah, intensitas latihan, dan pola hidup siswa.Implementasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kebugaran jasmani siswa tidak cukup hanya melalui penyediaan prasarana olahraga dan peningkatan minat belajar, tetapi juga memerlukan strategi pembelajaran PJOK yang lebih aktif serta pembiasaan aktivitas fisik secara berkelanjutan. Hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan evaluasi bagi sekolah dan pemerintah dalam merancang kebijakan pembelajaran PJOK yang lebih berfokus pada aktivitas fisik siswa meskipun dengan keterbatasan prasarana. Kata kunci: prasarana olahraga, minat belajar PJOK, kebugaran jasmani.