Skripsi
REPRESENTASI DISKRIMINASI KECANTIKAN DALAM DRAMA KOREA MY ID IS GANGNAM BEAUTY
Serial drama My ID is Gangnam Beauty menghadirkan representasi nyata mengenai diskriminasi terhadap standar kecantikan di kalangan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana representasi diskriminasi kecantikan ditampilkan dalam drama My ID Is Gangnam Beauty serta makna sosial yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis semiotika John Fiske. Data penelitian berupa 10 scene serial drama tersebut, dengan unit analisis pada adegan-adegan yang menampilkan praktik diskriminasi, baik verbal, fisik, maupun psikologis. Analisis dilakukan melalui tiga level kode media: realitas, representasi, dan ideologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diskriminasi kecantikan yang dialami Mi-rae muncul dalam bentuk ejekan verbal, sikap merendahkan, tekanan sosial, dan stereotipe fisik. Pada level realitas, diskriminasi digambarkan sebagai pengalaman nyata yang terjadi di lingkungan sosial. pada level representasi, penggunaan framing, ekspresi wajah, gestur tubuh, dan dialog menekankan dominasi sosial dan tekanan psikologis. sedangkan pada level ideologi, adegan memperlihatkan pengaruh patriarki, standar kecantikan, dan nilai moral yang menempel pada penampilan perempuan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa drama My ID is Gangnam Beauty merepresentasikan diskriminasi kecantikan secara menyeluruh, sekaligus mengungkap makna sosial dan norma yang memengaruhi persepsi terhadap penampilan perempuan. Kata Kunci: Diskriminasi Kecantikan, Drama Korea, Representasi, Semiotika